Faktaonline.my.id.// JAKARTA  – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIppi diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarpengusaha pribumi dan mendorong pelaku usaha lokal berkembang menjadi lebih besar serta berdaya saing.(12/10/2026).

Salah satu narasumber menilai, pengusaha pribumi tidak seharusnya hanya diidentikkan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, banyak pengusaha pribumi yang telah berkembang besar dan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal lainnya.

“Buat saya secara pribadi, ini bagus banget. Mudah-mudahan menjadi dampak besar karena targetnya pengusaha pribumi itu tidak dikecilkan menjadi UMKM. Ada banyak pengusaha pribumi yang besar, dan pengusaha lokal yang masih UMKM bisa ikut terdongkrak menjadi pengusaha besar,” ujar narasumber tersebut.

Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan pengusaha, membangun kerja sama, serta memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan.

“Intinya, visi kita mengangkat pengusaha-pengusaha pribumi supaya bisa berkolaborasi bersama, sukses, dan sejahtera bersama,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kerja sama, mulai dari membantu pengembangan usaha, membangun kemitraan, hingga memberikan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

“Salah satu misinya melalui kegiatan ini, kita bisa berkolaborasi. Mana yang bisa kita jalin antara satu pengusaha dengan pengusaha lain, mana yang bisa kita bantu, mana yang bisa menjadi *partnership*, dan mana yang bisa kita dukung,” tuturnya.

Narasumber tersebut menambahkan, program kerja di setiap wilayah akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah. Khusus wilayah Jawa Barat, salah satu program yang disiapkan adalah sertifikasi dan pelatihan bagi para pengusaha.

“Untuk program kerja, sebenarnya kembali lagi ke setiap wilayah masing-masing. Salah satu program kerja wilayah Jawa Barat adalah sertifikasi dan pelatihan bagi teman-teman pengusaha supaya semakin kompeten di bidang usahanya masing-masing,” ungkapnya.

Ia berharap, program tersebut dapat melahirkan lebih banyak pengusaha pribumi dan membantu pengusaha yang sudah berjalan agar semakin berkembang.

“Ke depannya, mudah-mudahan semakin banyak pengusaha pribumi dan pengusaha lokal yang lahir. Bagi yang sudah ada, mudah-mudahan bisa berkembang dan semakin berjaya,” katanya.

Dalam keterangannya, ia juga menyebut sektor usaha yang menjadi perhatian tidak terbatas pada UMKM perdagangan, tetapi mencakup berbagai bidang ekonomi.

“Semua aspek dan semua bidang usaha masuk, mulai dari fesyen, pertanian, peternakan, perikanan, dan masih banyak lagi, selama pelakunya adalah pengusaha lokal,” tegasnya.

Ia menilai, Rakernas menjadi agenda penting untuk mengoordinasikan program organisasi di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat nilai dan daya saing pengusaha lokal.

Melalui kolaborasi, pelatihan, sertifikasi, dan kemitra’an antarpengusaha, Rakernas HIppi diharapkan menghasilkan langkah konkret agar pengusaha lokal dapat berkembang, memperluas jaringan bisnis, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

 

( Sodikin )

 

By Sodikin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *