Faktaonline.my.id.// Jakarta – Sebanyak 800 atlet menembak turut serta dalam Open Tournament Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026.

Dalam event yang diselenggarakan untuk menyambut HUT ke-81 TNI tersebut, ratusan juta memperebutkan piala panglima TNI.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi S, MM, membuka secara langsung open tournament tersebut di Lapangan Tembak Djamsuri, Markas Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur (Jaktim), pada Sabtu (12/9/2026).

Dia menyampaikan bahwa perlombaan tersebut sekaligus ajang pembinaan atlet.

”Bahwa pertama adalah tujuannya untuk menjaring atlet-atlet yang berprestasi, yang dapat menunjang pembinaan olahraga nasional,” kata dia kepada awak media.

Menurut Tedi, pembinaan atlet menembak harus dilakukan secara terus-menerus. Baik lewat kegiatan di klub maupun event-event lomba seperti Panglima TNI Cup 2026.

Dari lomba-lomba itu, mereka bisa mengasah kemampuan untuk meraih prestasi level nasional maupun internasional.

”Sehingga prajurit-prajurit yang berprestasi itu dia akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament. Dengan seringnya mengikuti open tournament itu, mentalnya akan semakin tangguh dan juga nembaknya akan semakin bagus,” jelasnya.

Memperebutkan total hadiah sebesar Rp500 juta dalam kompetisi itu.

Tidak hanya mendapat hadiah uang, Tedi memastikan para pemenang akan mendapatkan pembinaan lanjutan agar prestasinya semakin meningkat.

“Kita ada klub menembak tersendiri sehingga yang berprestasi itu dia akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament.

Sehingga dengan seringnya mengikuti open tournament itu, mentalnya akan semakin tangguh dan juga nembaknya akan semakin bagus,” ucap dia.

Dengan adanya kompetisi tersebut, Tedi mengharapkan TNI AU dapat melahirkan atlet petembak terbaik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Jakarta – Sebanyak 800 atlet menembak turut serta dalam Open Tournament Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026.

Dalam event yang diselenggarakan untuk menyambut HUT ke-81 TNI tersebut, ratusan juta memperebutkan piala panglima TNI.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi membuka secara langsung open tournament tersebut di Lapangan Tembak Djamsuri, Markas Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur (Jaktim), pada Sabtu (12/9/2026).

Dia menyampaikan bahwa perlombaan tersebut sekaligus ajang pembinaan atlet.

”Bahwa pertama adalah tujuannya untuk menjaring atlet-atlet yang berprestasi, yang dapat menunjang pembinaan olahraga nasional,” kata dia kepada awak media.

Menurut Tedi, pembinaan atlet menembak harus dilakukan secara terus-menerus. Baik lewat kegiatan di klub maupun event-event lomba seperti Panglima TNI Cup 2026.

Dari lomba-lomba itu, mereka bisa mengasah kemampuan untuk meraih prestasi level nasional maupun internasional.

”Sehingga prajurit-prajurit yang berprestasi itu dia akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament. Dengan seringnya mengikuti open tournament itu, mentalnya akan semakin tangguh dan juga nembaknya akan semakin bagus,” jelasnya.

Memperebutkan total hadiah sebesar Rp500 juta dalam kompetisi itu.

Tidak hanya mendapat hadiah uang, Tedi memastikan para pemenang akan mendapatkan pembinaan lanjutan agar prestasinya semakin meningkat.

“Kita ada klub menembak tersendiri sehingga yang berprestasi itu dia akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament.

Sehingga dengan seringnya mengikuti open tournament itu, mentalnya akan semakin tangguh dan juga nembaknya akan semakin bagus,” ucap dia.

Dengan adanya kompetisi tersebut, Tedi mengharapkan TNI AU dapat melahirkan atlet petembak terbaik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Buka Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

Jakarta – Sebanyak 800 atlet menembak turut serta dalam Open Tournament Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026.

Dalam event yang diselenggarakan untuk menyambut HUT ke-81 TNI tersebut, ratusan juta memperebutkan piala panglima TNI.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi membuka secara langsung open tournament tersebut di Lapangan Tembak Djamsuri, Markas Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur (Jaktim), pada Sabtu (12/9/2026).

Dia menyampaikan bahwa perlombaan tersebut sekaligus ajang pembinaan atlet.

”Bahwa pertama adalah tujuannya untuk menjaring atlet-atlet yang berprestasi, yang dapat menunjang pembinaan olahraga nasional,” kata dia kepada awak media.

Menurut Tedi, pembinaan atlet menembak harus dilakukan secara terus-menerus. Baik lewat kegiatan di klub maupun event-event lomba seperti Panglima TNI Cup 2026.

Dari lomba-lomba itu, mereka bisa mengasah kemampuan untuk meraih prestasi level nasional maupun internasional.

”Sehingga prajurit-prajurit yang berprestasi itu dia akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament. Dengan seringnya mengikuti open tournament itu, mentalnya akan semakin tangguh dan juga nembaknya akan semakin bagus,” jelasnya.

Memperebutkan total hadiah sebesar Rp500 juta dalam kompetisi itu.

Tidak hanya mendapat hadiah uang, Tedi memastikan para pemenang akan mendapatkan pembinaan lanjutan agar prestasinya semakin meningkat.

“Kita ada klub menembak tersendiri sehingga yang berprestasi itu dia akan rutin mengikuti turnamen-turnamen, open tournament.

Sehingga dengan seringnya mengikuti open tournament itu, mentalnya akan semakin tangguh dan juga nembaknya akan semakin bagus,” ucap dia.

Dengan adanya kompetisi tersebut, Tedi mengharapkan TNI AU dapat melahirkan atlet petembak terbaik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

 

( Sodikin )

By Sodikin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *